Berita Terkini :

BERITA TERBARU

Hak Anak, Kewajiban Orang Tua

Jumat, 10 Februari 2012

Oleh Afrianti


“Aku belum bisa dikatakan wanita sempurna”. Keluh temanku pada suatu hari. Aku yang mendengarnya menjadi heran, karena menurutku temanku ini adalah wanita yang sempurna, cantik, pintar dan sukses juga dalam karirnya.

“Aku belum bisa jadi ibu yang baik buat anak-anakku...” Jawaban tamanku seolah-olah tau apa yang aku fikirkan. “Anak-anakku semua diasuh sama pembantu. Yaaa...meskipun mereka ada didekat aku, namun keseharian mereka bukan sama aku. Pekerjaan aku sudah membuat aku jauh dari mereka,” cerita temanku pada waktu itu.

Kadang aku heran juga, banyak wanita yang membuang anaknya, bapak yang memperkosa anak wanitanya, orang tua yang membunuh anaknya, padahal anak adalah amanah yang Allah titipkan pada kita yang mesti dijaga.

Dan pada saatnya tiba, kita harus mempertanggung jawabkan semua yang Allah amanahkan pada kita. Tidak seharusnya kita menelantarkan apa yang telah Allah titipkan pada kita. Hak anak atas kita adalah memberikan nama yang baik, yaitu nama yang mengandung doa, mengajarkan Alquran dan menjadi ibu yang baik (Al Hadits).

Hadits diatas sangatlah jelas, orang tua mempunyai kewajiban terhadap anaknya. Kewajiban terhadap pemberian nama dan panggilan terhadap anak, dengan panggilan yang baik. Janganlah sekali-kali kita memanggil dan menghardik anak kita dengan nama yang buruk karena itu akan berpengaruh dengan kepribadian mereka nantinya.

Orang tua juga berkewajiban memperkenalkan kitab suci yang menjadi pedoman hidup, dan mengajarkan isi kandungan kitab suci terhadap anak-anaknya. Dalam hadits diatas juga di jelaskan, setiap ayah berkewajiban memberikan ibu yang baik buat anaknya. Dalam hal ini adalah ibu yang tidak hanya bisa melahirkan, namun juga mengasuh dan mendidiknya dengan penuh kasih sayang.

“Al Ummu Madrasatun” ....setiap ibu adalah sekolah bagi anak-anaknya. Dalam hal ini ibu harus mampu memberikan pembinaan yang baik buat anaknya. Ibu yang memahami bagaimana kejiwaan anak, dan ibu yang mampu mengarahkan setiap langkah-langkah anaknya dengan baik. Ibulah yang membuat anak itu menjadi baik dan ibu pula yang membuat anak itu menjadi buruk.

Namun bagaimana dengan orang tua yang menelantarkan anaknya, yang membuang anaknya begitu saja, yang tidak memberikan hak-hak terhadap anaknya. Bagaimana dengan orang tua yang selalu meghardik anak-anaknya. Bagaimana dengan orang tua yang selalu membuat anaknya menangis?....Bagaimana pertanggung jawabannya kelak? Wallahu a'lam

:: Afrianti, kader PKS Pesanggrahan, kini tinggal di Kota Surakarta bersama keluarga


Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright PKS Pesanggrahan 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.