Berita Terkini :

BERITA TERBARU

Adanya Surga dan Neraka

Rabu, 11 Januari 2012

Oleh: Pramana Asmadiredja


Pernahkah kita memikirkan kenapa Allah menciptakan surga dan neraka? Untuk apa sebenarnya dua tempat yang saling bertolak belakang itu? Dalam pandangan saya, pada dasarnya keberadaan surga dan neraka itu adalah bentuk kemahaadilan Allah bagi makhuknya.

Siapa saja yang beriman dan bertakwa kepada Allah, sekalipun hidupnya di dunia menderita, maka Allah akan berikan surga kepadanya sebagai bayaran atas jerih payah keimanan dan ketakwaannya.

Namun sebaliknya, bagi siapa yang enggan menghiasi hidupnya dengan keridhaan Allah SWT dan lebih senang dengan segala macam perhiasan dunia, maka sebagai gantinya Allah SWT akan memberikan kengerian neraka kepadanya di akhirat kelak.

Keberadaan manusia di muka bumi ini dengan segala kenikmatan yang didapatkan, tidak lain merupakan hadiah dari Allah SWT bagi manusia. Tanpa adanya kasih sayang Allah kepada kita, mustahil manusia mampu bertahan hidup walau hanya sedetik saja. Rasanya, tidak terlewatkan barang sedetikpun nikmat Allah yang turun ke bumi selalu kita rasakan. Sayang, ternyata tidak banyak yang mau bersyukur atas semua itu.

Bentuk kasih sayang Allah SWT yang jauh lebih besar lagi tercantum di dalam Alquran, “Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah diri dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan”. (QS At Tahrim: 6)

Jika kita perhatikan ayat diatas, Allah SWT dengan tegas dan jelas menyuruh kepada kita (khususnya kepada suami selaku kepala keluarga) agar menjaga diri kita masing-masing dan keluarga kita agar tidak masuk ke dalam neraka. Di satu sisi, ini merupakan perintah yang tegas dari Allah SWT kepada kita. Akan tetapi, jika kita renungkan lebih dalam, maka kita akan mendapatkan sesuatu yang sangat bermakna.

Bisa jadi, Allah SWT menginginkan kita semua masuk ke dalam surgaNya. Allah ingin supaya kita semua berkumpul di dalam surgaNya dan merasakan segala kenikmatan yang Dia berikan. Allah SWT memerintahkan kepada kita semua, khususnya para suami agar ia dan keluarganya dapat masuk ke surga.

Oleh karena itu, kita harus selalu menghindari segala sesuatu yang dapat menarik kita ke dalam jurang neraka. Janganlah seorang suami memberikan makanan dan minuman haram kepada istri dan anak-anak kita, karena makanan dan minuman haram itu akan menjadi penyebab kita dan keluarga kita ikut masuk ke dalam neraka.

Sebagai seorang muslim kita harus mengimani Surga dan Neraka. Karena surga dan neraka itu ada dan tidak akan pernah binasa. Setiap manusia yang beriman tentu ingin menikmati keindahan surga dan akan takut terjerumus kedalam siksa neraka. Oleh karena itulah sudah seharusnya kita kenali lebih dekat apa itu surga dan neraka dan bagaimanakah cara agar kita bisa masuk ke dalam surga dan terhindar dari siksa neraka.

Adanya Surga
Adapun kata Jannah atau surga secara bahasa artinya taman. Sedangkan maknanya yang dimaksudkan dalam pembicaraan syariat adalah sebuah tempat tinggal yang disediakan oleh Allah SWT bagi orang-orang yang membela agamaNya yaitu orang-orang yang bertakwa. Di dalam surga itu terdapat kenikmatan yang tiada tara. Sebuah kenikmatan yang belum pernah dilihat oleh mata, belum pernah terdengar oleh telinga dan belum pernah terbetik di dalam hati umat manusia.

Allah SWT berfirman, “Maka tidaklah ada jiwa yang mengetahui balasan yang disembunyikan pengetahuannya terhadap mereka, yaitu keindahan yang menyejukkan mata sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan”. (QS As Sajdah: 17). Dengan ayat tersebut, surga sekarang sudah ada. Dalil-dalil yang menunjukkan bahwa surga sudah ada sangat banyak jumlahnya.

Beberapa dalil di antaranya adalah sebagai berikut: Firman Allah SWT yang artinya, “Ia (surga) telah disiapkan untuk orang-orang yang bertakwa” (QS Ali Imran: 133). Juga firman Allah SWT yang artinya, “Dan Muhammad sungguh telah pernah melihatnya (malaikat Jibril) di kesempatan lainnya yaitu tatkala berada di Sidratul Muntaha, yang disisinya terdapat surga yang akan ditinggali”. (QS An Najm: 13-15)

Adapun dalil dari Al Hadits ialah Sabda Nabi SAW, “Sungguh aku telah menyaksikan dari tempatku ini segala sesuatu yang dijanjikan untuk kalian. Sampai-sampai aku bisa melihat diriku sendiri hendak memetik dedaunan yang ada di surga. Tatkala kalian melihatku maka akupun maju”. (HR Muslim)

Nabi SAW juga bersabda, yang artinya: “Seandainya kalian melihat apa yang aku lihat, niscaya kalian akan lebih banyak menangis (daripada tertawa)…, aku melihat surga dan neraka” (HR. Muslim)

Adanya Neraka
Sedangkan An Naar atau neraka secara bahasa artinya api. Adapun yang dimaksudkan dengannya dalam pembicaraan syari’at ialah tempat tinggal yang disediakan Allah SWT bagi orang-orang yang memusuhi aturanNya.

Di dalam neraka itu terdapat siksaan yang tidak akan sanggup ditanggung oleh manusia dan hukuman berat yang tidak bisa digambarkan. Neraka itu sudah ada sekarang. Beberapa dalil yang menunjukkan hal itu seperti Firman Allah SWT yang artinya, “Ia (neraka) telah dipersiapkan untuk orang-orang kafir”. (QS Al Baqarah: 24)

Adapun hadits Nabi SAW, “Sesungguhnya salah seorang di antara kalian jika meninggal maka akan ditampakkan kepadanya tempat duduknya (di surga atau di neraka) pada waktu pagi dan petang. Apabila dia termasuk orang yang diperkenankan masuk surga maka dia termasuk penghuni surga. Dan apabila ia adalah orang yang berhak masuk ke dalam neraka maka dia termasuk penghuni neraka. Dikatakan kepada mayit itu, “Inilah tempat dudukmu (engkau akan melihatnya) sampai Allah membangkitkan dirimu pada hari kiamat nanti” (Muttafaq ‘alaih)

Sungguh aku telah melihat api neraka itu saling melahap satu sama lain, dan ketika kalian memergoki aku maka akupun mundur” (HR. Muslim). Rasulullah SAW juga pernah bersabda, yang artinya: “Aku lihat neraka. Belum pernah kusaksikan sebuah pemandangan yang lebih mengerikan daripada hari itu” (Muttafaq ‘alaih). Wallahu’alam


:: Redaksi PKS Pesanggrahan menerima tulisan/artikel/cerpen, dengan mencanyumkan nama dan foto (pribadi, keluarga, ilustrasi)


Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright PKS Pesanggrahan 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.