Berita Terkini :

BERITA TERBARU

Islam Standar Kebenaran Yang Tunggal

Senin, 30 Januari 2012

Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu”. (QS Al Baqarah: 147). Fenomena sangat menyedihkan yang kita saksikan hari ini adalah, persepsi manusia yang makin kacau tentang standar kebenaran.

Manusia saling berebut pengaruh dalam mencari pengakuan bahwa produk otak mereka bisa dijadikan takaran bagi nilai-nilai kehidupan. Mereka lupa bahwa manusia mempunyai segudang kekurangan sehingga amat mustahil bisa membuat aturan yang sempurna untuk mengatur kehidupan ini.

Akibatnya memang amat memilukan, hidup mereka bagai merayap di alam kegelapan. Tak lagi mampu membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Manusia pun makin terperosok dalam jurang ketidakpastian cita-cita dan tujuan hidup.

Betapapun tingginya peradaban yang berhasil dibangun manusia, ia bukan jaminan bagi terciptanya perdamaian. Barat yang telah berhasil memacu teknologi begitu cepat, meninggalkan negara-negara dunia ketiga, nyatanya hari ini mengalami krisis ekonomi yang begitu luas sehingga memporak-porandakan segi-segi kehidupan.

Timur pun yang selalu berkiblat ke barat tak mempunyai identitas diri sehingga mudah diombang-ambingkan oleh situasi dan kondisi. Kemajuan yang tidak bersandarkan pada nilai-nilai kebenaran yang mutlak (hukum Allah) akhirnya akan menggiring manusia pada jurang kehancuran yang mengerikan.

Tatkala penduduk dunia makin resah dengan berbagai krisis yang ada, maka Islam sebagai petunjuk hidup seluruh manusia adalah salah satu alternatif dalam menjawab semua permasalahan itu.

Islam adalah sebuah kepastian, Alquran yang merupakan sandaran utama dienul Islam, adalah sebuah kebenaran mutlak. Mustahil dari kesalahan, luput dari kekhilafan dan kekurangan. Karena ia berasal dari Dzat Yang Maha Sempurna, Yang Maha Tahu, Maha Kuat dan Maha Benar yaitu Rabbul Izzati. Dia Penguasa Tunggal jagad raya, Pemelihara Sekalian Alam, Pemilik Kerajaan langit dan bumi. Karena itulah otoritas membuat aturan dan hukum tentang kegidupan hanya mutlak milik Allah saja.

Keputusan itu hanyalah milik Allah. Dia telah memerintahkan agar kamu tidak menyembah kepada selain Dia. Itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”. (QS Yusuf: 40)

Alquran dengan begitu jelas dan rinci menerangkan hukum-hukum yang mengatur tata cara hidup manusia. Dijelaskan pula akibat-akibat dari ketaatan dan pembangkangan dari orang-orang terdahulu sebagai contoh dan pelajaran bagi kita orang-orang yang hidup kemudian.

Kebenaran dan tujuan diciptakannya manusia dipaparkan dengan jelas. Alquran berisi keterangan masa lalu, masa sekarang dan masa yang akan datang dan tentang hal-hal yang ghaib. Sebuah warisan suci dari kerajaan langit yang utuh dan menyeluruh, sempurna dan kekal sebagai standar kehidupan. Adalah layak jika seluruh manusia di dunia menjadikannya sebagai sumber hukum. Sehingga tidak layak kalau manusia masih mencari-cari yang lain.

Bukankah Dia (Allah) yang menciptakan (makhluk) dari permulaannya, kemudian mengulanginya (lagi), dan yang memberikan rezeki kepadamu dari langit dan bumi? Apakah di samping Alah ada Tuhan (yang lain)? Katakanlah, “Kemukanlah bukti kebenaranmu, jika kamu orang-orang yang benar”. (QS An Naml : 64)



BULETIN YASMIN
Buletin Yasmin merupakan salah satu media penghubung antar muslimah yang ada di Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Selain itu, juga sebagai sarana untuk menjalin ukhuwah dan sebagai media untuk berbagi ilmu pengetahuan, baik untuk para kader akhwat muslimah dan para ibu-ibu pengajian Forsitma (Forum Silaturrahmi Majelis Taklim) DPC PKS Pesanggrahan

Penasehat:
1. dr Sri Wahyuni MM
2. Zahrina Nurbaiti SSos, SSos.I, MM
Penanggung Jawab:
drg Retno Susilawati
Redaksi:
Handayani, Lia Sartika, Eni P, Musliha, Aswita, Ni’mah Lubis, Fitri, Nova, Rohani


Share this Article on :

0 comments:

Posting Komentar

 

© Copyright PKS Pesanggrahan 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.